Bimbingan
Keluarga diharapkan dapat lebih aktif mengatur sumber rangsangan ke arah terbentuknya ciri kepribadian positif agar rangsangan tidak akan berfungsi negatif yang akan mengakibatkan kepribadian menyimpang dan nakal. Dalam hal ini, Keluarga sangat diharapkan untuk memperhatikan segala sesuatu yang besifat perasaan, bukan hanya hal-hal yang bersifat pengetahuan. Hal ini sebab di dalam proses perkembangan individu yang benar dan sehat, perasaan ini harus seimbang dengan pengetahuan. Untuk melakukan hal tersebut di perlukan hal-hal berikut.
+Pendekatan Harus Terpusat pada Anak
Setiap anak berbeda satu dengan yang lain. Oleh karena itu, pendekatan ini hanya berdasarkan adanya kekhususan pada anak sehingga arah penanganan yang dilakukan di dalam keluarga haruslah bertitik tolak dari keadaan khusus yang memiliki oleh anak tersebut misalnya potensi yang khas.
+Bertahap dan Mendidik
Anak dalam kehidupan sehari-hari dapat memperlihatkan banyak hal sesuai dengan keinginan dan kebutuhan dengan cara yg khas. ada kalanya anak bisa marah karena ada sesuatu yang tidak cocok atau tidak di setujui oleh orangtua ataupun pendidikanya. Oleh karena itu, untuk mengubah prilaku yang tidak pada tenpatnya, diharapkan orangtua untuk mempergunakan dasar dalam proses pendidikan, seperti sikap harus tegas, bertjhap, dan berulang-ulang.
+Memperhatikan Masa dan Tahap Perkembangan Anak yang Selalu Berubah
Keluarga perlu pula memperhatikan masa dan tahap perkembangan anak karena secara sebenarnya anak setiap saat selalu berada dalam keadaan berubah dan dapat pula diubah. Agar nilai yg ditanamkan dapat diterima dan disimpan dengan baik sehingga sedikit demi sedikit akan terjawai, kesiapan dalam proses belajar harus di terapkan.
+Perubahan Perilaku anak Secara Bertahap
Sesuai dengan pengulangan dalam proses belajar, perubahan perilaku anak merupakan proses yang terjadi secara bertahap, sedikit demi sedikit, dan berulang-ulang Dalam usaha mengubah perilaku anak ini dibutuhkan kesabaran.
+Berdasarkan Kasih Sayang
Banyak perubahan perilaku terjadi justru dengan cara berdasarkan kelembutan dan kasih sayang. ini dapat pula dikatakan ''cara menyentuh emosi anak'' sehingga anak mau membukakan dirinya. Dengan demikian anak akan menuruti hal yang dikehendaki oleh kedua orangtuanya, dengan cara ini kita bukan berarti memanjakan atau memperbolehkan semua tindakan, Akan tetapi, cara pendekatan yang dapat meningkatkan perasaan anak di terima dan dimengerti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar